Ketika masih muda dulu (hihi… sekarang dah tua yach?) terkadang saya menjadi asisten ibu memasak di rumah. Biasanya kebagian tugas mencuci beras, mengupas/mengiris bumbu, mengulek bumbu, memeras santan, mencuci sayuran. Yang terpikir ketika itu adalah, ‘memasak itu ribet’. Oleh sebab itu saya lebih suka makan. hehehe…
Kemahiran ibu memasak tidak saya manfaatkan dengan baik. Bukan apa-apa, sebab meskipun saya suka segala makanan, tapi saya malas makan. Hingga dewasa pun, jika tidak diingatkan makan, maka saya jarang makan. Jadi saya pikir, buat apa susah-susah belajar masak. Perut saya cukup diganjal 1-2 potong roti dan segelas susu, selesai. hihihi…
Meskipun demikian saya lebih suka masak sendiri dibanding membeli masakan matang. Bagi saya makan sederhana buatan sendiri lebih memuaskan daripada makan di restoran. Sebab jika ingin tambah, bayarnya pun harus tambah hehehe…
Hari Raya Qurban 1429 H ini stok daging lumayan banyak, yah bagian keluarga atas daging yang diqurbankan sekitar 1,5kg. Lebih dari cukup untuk saya seorang.
Sebagian saya masak untuk teman2 di kantor, menunya rawon dan iga bumbu rujak. Laris manis, karena gratis. Imbalannya, saya dapat ucapan terima kasih dan komentar: “Enak masakannya”. Tak perlu dianggap, karena begitulah biasanya komentar orang-orang yang suka makan gratisan
Sisa daging saya racik dengan menu improvisasi. Salah satunya ‘ati kuah kecap’. Resep ini terlahir karena lapar, harus segera sarapan. Oleh karenanya mudah saja resepnya.
Bahan:
- 2 potong ati kambing / sapi / ayam yang sudah direbus, diiris tipis
- 1 batang daun bawah (diambil batang bawahnya)
- 1/2 sdt merica bubuk
- 2 sdm kecap manis (pakai kecap Korma lebih enak rasanya drpd ABC)
- 1 buah bawang putih
- garam dan gula secukupnya
- 1/2 gelas air (kaldu)
- minyak goreng untuk menumis
Caranya:
- tumis daun bawang, bawang putih, merica hingga harum
- masukkan ati
- tambahkan air (kaldu) dan kecap
- tunggu hingga mendidih
- masukkan gula dan garam, tunggu sejenak
- angkat dan sajikan
Mudah bukan? Lebih singkat membuat masakannya dibandingkan ceritanya







Recent Comments